For you My Dear

Sayangku ….

Maaf untuk kesekian kalinya dariku wanitamu yang sampai saat ini hanya bisa membuatmu merasa tidak nyaman dengan sifat bahkan perkataanku beberapa hari ini. Aku sudah berjuang untuk memberi kabar kepadamu namun tak ada balas sapa darimu.. Entah sampai sesibuk apa aktifitasmu, seakan aku tidak bisa menembus waktumu.. ya waktu yang mungkin cuma 1 menit saja yang aku butuhkan selebihnya bonus .. Aku bingung sayangku.. haruskah aku melanjutkan semua ini atau … bahkan untuk menyebutkan hal itu  saja lidahku seakan kelu , hatiku bergejolak pilu, benakku berbisik lirih.. haruskah memperjuangkanmu sesakit ini ??

Tapi aku juga tidak bisa terus menunggu dan menunggu kabarmu setiap harinya.. bagaimana bisa aku peduli jika tak ada respon pasti saat aku menanyakan hal itu.. aku tahu terkadang aku juga sering berbuat salah padamu.. aku tahu itu….

Masih pentingkah aku saat ini untukmu.. tolong beri tahu aku .. Jika iya tolong perjuangkan aku selayaknya aku memperjuangkanmu tolong 😦

Aku sakit kamu seperti ini terus sayangku.. ini sudah keterlaluan untukku.. kamu tahu ibarat burung kini sayapku kembali patah.. lalu bagaimana caranya aku terbang kembali.. sedangkan untuk menyambungkan sayap yang patah perlu waktu yang lama. Jika memang kamu sudah tidak ingin di sampingku setidaknya jangan buat patah pula sayapku.. setidaknya izinkan aku terbang bebas .. untuk mencari sesuatu yang baru.. meskipun sulit mungkin,, aku kira lebih baik seperti itu..

Namun aku tidak akan menyerah secepat ini sayangku,, izinkan aku berjuang dengan sisa tenaga dan kekuatan yang masih ku miliki.. untuk membuktikan janji yang sempat terucap dari mulutku.. tolong hargai perjuanganku untukmu..  Aku akan selalu mendukung apapun yang menjadi bagian dari aktivitasmu setiap hari,, meskipun terkadang itu membuatku sedikit lelah menunggu,, tapi bukan setia namanya jika tidak ada saat untuk menunggu, tapi tetap pahami aku ya sayangku karena menunggu itu tidak mudah jadi maafkanlah jika terkadang aku badmood dan terkesan cuek jika kamu tak membalas dan mengabariku tepat waktu  😥

Kadang memang aku sedikit muak mendengar semua kata maaf yg sering terlontar namun tetap saja seprti itu terus dan terus…

ingin sekali rasanya berteriak melepas semua beban yg ada di dalam hati … aku lelah Tuhan… haruskah haruskah dan haruskah aku lanjutkan semuanya ini,,, atau bahkan selama ini aku salah jalur ??? Tuhanku tolong jika memang aku masih Engkau Takdirkan dengan dia… permudahkanlah langkahku… sesulit apapun itu, tabahkanlah hati dan sabarkanlah jika memang harus ada waktu menunggu.

kadang aku merasa ini semua tidaklah adil untukku… tapi aku bisa apa jika memang menurut Tuhan berkehendak ini yg paling adil untukku suka gk suka harus aku terima….

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s