Antara Aku Dan KAmu

“Untaian kata hati dari seseorang yang pernah mencintaimu sepenuh jiwa tapi masih saja tak pernah kau hargai sedikitpun “

Bersama dengamu dulu, aku tak menyangka akan bertemu akhir yang sepahit ini. Aku pernah terlalu menikmati. Aku pernah jatuh terlalu dalam, menyangka semuanya akan baik-baik saja. Bahwa hubungan kita akan bahagia dengan cara sekeren ini. Perasaan dua insan yang hampir sempurna. Tak pernah terpikir ada perpisahan di antara aku dan dia. Kupikir bahwa dialah satu-satunya, dan mungkin dia pun begitu.

Awalnya tak pernah aku menyangka bahwa kita bisa saling meninggalkan. Kini, baru aku tersadar sejauh mana kamu mengambil alih duniaku. Kamu  memutuskan untuk melepaskan tanganmu, beranjak tak kembali di saat aku sudah memastikan hidupku sudah pada tempatnya. Membuatku sibuk bertanya-tanya, “Di bagian mana salahku?”

Seharusnya ini sangat mudah. Membuangmu jauh-jauh di belakang punggungku seperti yang kau lakukan. Toh, aku masih punya banyak pelarian demi menghapusmu dan memperbaiki jalanku yang sempat hancur karena kau memilih jalan yang berbeda. Seharusnya ini mudah, tapi mengapa  justru terasa sebaliknya?

Bukan move on darimu, tapi dari sekian banyak kenangan bersamamu. Harus kukemanakan itu semua?

anisa-1-acf1630c7691b0b02c5ef74ba75a54cd

Mungkin bukan kamu penyebabnya, tetapi kenangan yang telanjur kita buat bersama. Sekian banyak waktuku yang kubagi dan kau ada di sana menjadi warna tersendiri. Kenangan itulah yang membuatku hidup, dan kini telah mendarahdaging dalam darahku. Harus kukemanakan itu semua?